Cara Mengatur Alamat IP Statis di Ubuntu 22.04 LTS

Share this post on:

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa terkadang koneksi jaringan Anda terputus atau mengapa server lokal Anda tidak dapat diakses? Salah satu alasannya mungkin karena alamat IP dinamis yang berubah. Dengan menetapkan alamat IP statis, Anda dapat memastikan koneksi yang lebih stabil dan andal, terutama untuk server atau perangkat yang membutuhkan akses konstan.

Dalam panduan ini, kita akan membahas cara mudah dan efektif untuk mengonfigurasi IP statis di Ubuntu 22.04 LTS (Jammy Jellyfish) menggunakan Netplan, alat konfigurasi jaringan default.


Mengapa Alamat IP Statis Penting?

Alamat IP statis memiliki banyak keuntungan, di antaranya:

  • Akses Jarak Jauh yang Andal: Jika Anda menjalankan server web, server game, atau database, IP statis memastikan bahwa server Anda selalu dapat diakses di alamat yang sama tanpa perlu khawatir tentang perubahan IP.
  • Penerusan Port: Memungkinkan Anda mengarahkan lalu lintas internet ke perangkat spesifik di jaringan lokal Anda, yang sangat penting untuk aplikasi seperti CCTV, server game, dan layanan IoT.
  • Koneksi Stabil: Mengurangi risiko gangguan koneksi yang bisa terjadi jika server DHCP gagal memperbarui sewa IP Anda.

Memahami Netplan

Sebelum kita mulai, penting untuk memahami Netplan. Netplan adalah utilitas konfigurasi jaringan modern untuk Ubuntu yang menggunakan file YAML (YAML Ain’t Markup Language) sederhana untuk mendeskripsikan konfigurasi jaringan. Netplan kemudian menghasilkan konfigurasi yang sesuai untuk backend yang dipilih, seperti networkd atau NetworkManager. Ini membuat proses konfigurasi menjadi lebih bersih dan terstruktur.


Langkah-Langkah Mengatur IP Statis

Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengonfigurasi IP statis di sistem Ubuntu 22.04 LTS Anda.

Langkah 1: Identifikasi Nama Antarmuka Jaringan Anda

Pertama, Anda perlu mengetahui nama antarmuka jaringan yang ingin Anda konfigurasikan. Buka terminal (Ctrl + Alt + T) dan jalankan perintah berikut:

ip -o -4 addr show

Perintah ini akan menampilkan daftar antarmuka jaringan Anda. Anda biasanya akan melihat nama seperti enp0s3, eth0, atau ens33. Catat nama antarmuka Anda.

Langkah 2: Buat atau Edit File Konfigurasi Netplan

File konfigurasi Netplan terletak di direktori /etc/netplan/. Biasanya, ada file yang sudah ada dengan nama seperti 01-netcfg.yaml atau 50-cloud-init.yaml. Kita akan mengedit file ini.

Gunakan editor teks favorit Anda, seperti nano:

sudo nano /etc/netplan/00-installer-config.yaml

nama file 00-installer-config terkadang berbeda di komputer anda. Jika tidak ada file, Anda bisa membuatnya dengan nama apa pun, asalkan berakhiran .yaml.

Langkah 3: Edit Konten File YAML

Hapus konten yang ada di dalam file dan ganti dengan konfigurasi berikut. Ganti nilai yang digarisbawahi dengan informasi jaringan Anda sendiri:

#setingan statis 192.168.8.888
network:
ethernets:
enp11s0: # Ganti dengan nama antarmuka jaringan Anda
addresses:
- 192.168.8.888/24 # Alamat IP statis yang Anda inginkan
dhcp4: false
nameservers:
addresses:
- 8.8.8.8
- 8.8.4.4
routes:
- to: default
via: 192.168.8.1 # Ganti dengan alamat gateway router Anda
version: 2

Penjelasan Singkat:

  • version: 2: Versi Netplan.
  • renderer: networkd: Backend yang digunakan untuk menerapkan konfigurasi.
  • ethernets:enp11s0: Nama antarmuka jaringan Anda.
  • dhcp4: no: Menonaktifkan DHCP untuk IPv4.
  • addresses: ['192.168.8.888/24']: Alamat IP statis yang ingin Anda tetapkan. /24 adalah notasi CIDR untuk subnet mask 255.255.255.0.
  • routes: Mendefinisikan rute jaringan.
  • to: default: Merujuk ke rute default (semua lalu lintas keluar).
  • via: 192.168.8.1: Alamat gateway router Anda.
  • nameservers: addresses:: Alamat server DNS. Di sini kita menggunakan Google DNS (8.8.8.8) dan (8.8.4.4).

Setelah selesai, simpan file (Ctrl + O, Enter) dan keluar (Ctrl + X).

Langkah 4: Terapkan Perubahan Konfigurasi

Sekarang, jalankan perintah berikut untuk menguji dan menerapkan konfigurasi baru Anda:

sudo netplan try

Perintah ini akan memeriksa sintaks YAML Anda dan jika semuanya benar, akan menerapkan perubahan. Jika ada kesalahan, ia akan menampilkan pesan dan mengembalikan konfigurasi ke keadaan sebelumnya setelah 120 detik, yang sangat berguna untuk mencegah Anda kehilangan akses ke server jarak jauh.

Jika Anda yakin dengan konfigurasi Anda dan tidak ingin mengujinya, Anda dapat langsung menerapkan perubahan dengan:

sudo netplan apply

Langkah 5: Verifikasi Alamat IP Anda

Setelah menerapkan konfigurasi, verifikasi bahwa alamat IP Anda telah berubah dengan menjalankan perintah ini lagi:

ip addr show enp11s0

Anda akan melihat alamat IP yang Anda atur muncul di bawah antarmuka jaringan Anda.Anda akan melihat alamat IP yang Anda atur muncul di bawah antarmuka jaringan Anda.

Beberapa kasus setelah dilakukan restart, ip kembali lagi ke pengaturan default, untuk mengatasi hal tersebut maka dapat melakukan langkah berikut :

sudo nano /etc/cloud/cloud.cfg.d/99-disable-network-config.cfg

isinya samakan dengan /etc/netplan/00-installer-config.yaml


Kesimpulan
Mengatur alamat IP statis di Ubuntu 22.04 LTS adalah proses yang relatif mudah berkat Netplan. Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana di atas, Anda dapat memastikan koneksi jaringan yang stabil dan andal, yang sangat penting untuk server dan perangkat kritis lainnya.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau mengalami masalah, jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah. Selamat mencoba!

Share this post on:

Author: Novian

Seorang yang sangat penasaran dengan cara sesuatu bekerja, mencoba memahami semua hal yang terjadi atas apa yang telah terlimitasi oleh lingkup semesta

View all posts by Novian >

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *